Beautiful flowers have thorns, and there’s nothing more expensive than what’s free [A Place To Share My Obsession]

Thursday, October 25, 2018

Isekai Maou Dorei Majutsu chapter 1 Part 5




Isekai Maou to Shoukan Shoujo Dorei Majutsu Chapter 1 - BEING SAMMONED PART 5

-----------------------------------------------------------------------------

---------------------------------
PENERJEMAH: ADD-SAM
EDITOR: RENA- SAMA (MUNGKIN)
PROOFREADER: VOID-SAMA
---------------------------------

Suara langkah kaki bergema di tangga batu. Karena agak curam, langkah kaki mulai diperlambat. Sambil berpegangan pada dinding, takuma menuruni tangga spiral menara yang sempit.

---Ini nyata.

Dari sensasi goresan yang terukir di batu hingga persasaan dingin saat di sentuh. Mungkin karena berlalunya waktu, serpihan dinding yang terkikis jatuh. Apa yang datang dari jendela kecil yang melingkar adalah cahaya matahari. Nama yang digunakan untuk matahari di cross reverie adalah sesuatu yang tidak di ingatnya.

Informasi yang ingin takuma kumpulkan bukan sejarah dari dunia lain tapi kemampuan untuk penerapan sihir yang memiliki efisiensi yang baik pada item baru.

Karena dia sudah menyelesaikan semua story quest, dia seharunya tahu betul tentang setting dunia itu sendiri tapi.... pertanyaannya adalah seberapa samanya dunia ini dengan game.

Mereka perlahan meninggalkan menara.

Takuma menyipitkan matanya dari semburan cahaya matahari. Menyesuaikan penglihatannya, dunia ini terlihat berbeda.

Pemandangannya hampir mirip dengan game, tapi ini terlalu nyata untuk di bandingkan dengan game. Tempat dia berada sampai sekarang adalah <>, disisi baratnya terdapat  <>. Pepohonan yang lebat tumbuh terlalu besar hingga siapapun tidak bisa melihat kedalamnya tapi--- di sekitar pintu masuk <> harusnya ada penjara bawah tanah yang memiliki bentuk seperti reruntuhan.

Di sisi timur padang rumput terlihat sejauh mata memandang. Dalam permainan ada sungai di balik padang rumput ini, dan harusnya ada Kota Faltra.

Jika ingatannya benar, seseorang harusnya dapat sampai di sana sekitar 5 menit dengan berjalan dari sini tapi.... dia bahkan tidak bisa melihat sungai. Mungkin karena dia berada di atas atau di bawah padang rumput atau mungkin karena memang terlalu jauh.

Atau mungkin, geografisnya berbeda dengan game. Mungkin yang dimaksud adalah pergerakan di cross reverie yang dibagi menjadi 3 jenis : dengan jalan kaki, naik kendaraan, atau melalui transfer.

Dalam beberapa kasus untuk perjalanan dengan jalan kaki ada kemungkinan bertemu dengan monster. Monster akan muncul secara acak dan banyak dari mereka yang menyerang saat menemukan pemain.

Di padang rumput yang terhampar di depannya, bebatuan besar berada. Jika seseorang bersembunyi dibelakangnya mereka dapat menghindari monster. Namun, karena dia sedang melalukan permainan peran menjadi raja iblis dia tidak bisa menunjukkan sikap yang bertolak belakang dengan sikap raja iblis dan bersembunyi di balik bebatuan.

Melihat lingkungan sekeliling dan memastikan bahwa tidak ada monster, takuma merasa lega. Sangat bagus bahwa ini tidak berubah menjadi situasi dimana dia harus dilindungi oleh gadir-gadis itu.

Di sekitar daerah Starfall Tower monsternya yang muncul berada dikisaran lvl 60. Untuk karakter takuma--- Diablo maka monster tidak akan bisa melawannya, tapi untuk takuma yang sekarang dia tidak tahu bagaimana keadaan akan berubah.

Itu adalah sesuatu yang akan dipastikan sekrang. Rem dan Shera bertengkar seperti biasanya [Tuannya adalah aku!!!]. takuma memalingkan mukanya ke arah mereka berdua.

[Kau salah paham pada satu hal..]

[... Dan akan menjadi hal yang benar jika si elf rendahan ini salah paham tentang berpikir bahwa dia adalah yang memanggil mu]

[..... Betapa bodohnya.... ini adalah pemanggilan pertama mu kan?]
[Itu mungkin benar tapi itu karena aku jenius! Semua orang di desaku berkata begitu!]

[Aku telah mengontrak tujuh binatang. Beberapa di antaranya di panggil di kota ini dengan kategori tingkat atas, benar..... dengan kata lain aku adalah seorang pemanggil yang hebat, kau belumlah menjadi seorang pemanggil yang hebat dan diablo adalah makhluk panggilan. Jadi orang lain harusnya menyipulkan bahwa yang memanggil diablo adalah aku!. Bukannya kau memahaminya?]

[Eh! Eh! Eh! Apa?, dengan kata lain.... APA!]

[...Elf harusnya hanya menembakkan panah mereka atau melakukan sesuatu yang sejenis. Kau elf bodoh!]

[Jangan menyamakan ku dengan elf lainnya! Atau dengan mu! Pantherian juga harusnya hanya menajamkan kukunya atau melakukan sesuatu yang serupa!]


[..... Itu karena aku spesial.]

 Rem berpaling dengan *Tsun* dan takuma menghela nafas.

---Para gadis, ketika mulai berbicara topiknya terus menerus melenceng kan?, apa kedua oran ini memiliki kepribadian seperti itu?, namun karena raja iblis membuat desahan bermasalah untuk mengatasi gadis-gadis itu. Mereka tidak terlihat kuat, dan takuma hanya tertawa masa.

[Hmm... kalian, sepertinya kau sangat enggan untuk mendengar apa yang kukatakan bukan?]

Keduanya melompat terkejut.

Mereka sangat ketakutan sampai tampak perlu dikasihani, tapi untuk sekarang demi mendapat informasi hal seperti itu mungkin cukup bagus. Karena dia tidak pandai untuk menangani para gadis daripada berperan sebagai raja iblis, dia tidak dapat membantu apapun.

---Apakah sebaiknya aku serius.

Ya..., dia hanya bisa berperan sebagai raja iblis saat ini.

[Dengar! Aku akan mengatakannya... aku bukanlah binatang panggilan!]

Keduanya saling bertukar pandang, Shera membuka mulutnya.

[T-tapi kau dipanggil dengan upacara pemanggilan kan?]

[Itu karena aku adalah keberadaan yang melampaui pengetahuan umum. Disamakan dengan binatang panggilan yang hanya bisa melakukan satu hal sangat menjengkelkan!.]

[.... singkatnya, kau tidak dibatasi oleh pembatas makhluk panggilan?... apa kau mengatakan kau memiliki lebih dari dua kemampuan?]

Makhluk panggilan dalam cross reverie masing-masing memiliki parameternya sendiri yang telah di tentukan dan hanya memiliki satu kemampuan khusus. Seperti racun, pelumpuh, pemulih, dapat mencari sesuatu, atau juga memotong beberapa musuh dengan meriam laser--- ada beberapa hal yang dapat mereka lakukan tapi [hanya memiliki satu serangan khusus selain serangan normal] untuk jelasnya. Itu adalah apa yang telah di atur dalam game tapi, kata-kata rem itu terlihat sama dengan dunia ini. Takuma merasa sedikit lega.

Dengan *Niyari* (Grin), takuma melengkungkan bentuk mulutnya seperti raja iblis.

[Umu, itu benar. Sebagai buktinya aku memiliki kemampuan selalin <>]

Itu adalah sihir elemental. Kalau dia tidak bisa menggunakannya dia akan tidak layak untuk diperhitungkan. Tentu saja, dia juga memiliki berbagai efek dari equipmentnya, tapi.... takuma berdiri di tepi genangan dan melihat penampilannya sendiri yang tercermin.

Apa yang dia kenakan adalah pakaian hitam yang disebut <> yang menurunkan kekuatan serangan fisik hanya dengan memakainya, tapi memiliki efek meningkatkan sebagian besar parameter.

Apa yang menutupi pungggungnya adalah mantel yang disebut <>. Ini memiliki efek mencegah status buruk dan pada saat menerima serangan critikal yang membuat HP nol, itu akan mempertahankan sisa HP 1. Ini adalah peralatan yang akan membuat perkataan <> tapi dia belum pernah dibuat sampai HP nya 0 bahkan sampai hari ini. Meski begitu dia akan mati karena menerima serangan lainnya setelah HP nya tinggal 1 yang tersisa.

Dia mengenakan sesuatu dikepalanya yang akan membuat terlihat seperti iblis, disebut <> itu tidak mengubah penampilan luarnya , itu juga memiliki efek pemulih HP otomatis. Dia memiliki staff sebagai senjata yang disebut <> yang menaikkan parameter INT dan memperpendek waktu casting sihir.

Di pinggangnya ada item yang di gantung tersembunyi di dalam mantel, ramuan untuk memulihkan MP dan karena <s Ring>> bahkan akan membalikkan pemulihan, pemulih HP juga seharusnya termasuk.

Dan lalu, dia juga memiliki item langka cadangan yang akan memberi peringatan ketika seseorang yang dapat mengalahkan raja iblis telah muncul,  dia ingin membawa keluar mereka tapi dalam game [mengambil keluar] akan secara otomatis [menggunakan itu]. Di dunia ini yang menunjukkan kenyataan dia berpikir bahwa itu seharusnya tidak terjadi tapidia ingin menghindari resiko agar tidak gegabah menggunakan itemnya sebelum dia telah memastikan kemampuannya. Di jari tengah tangan kirinya ada <>.

Itu adalah satu-satunya item yang saat ini dapat diperiksa efeknya, bahkan dalam game dan bahkan di dunia ini, itu adalah kartu truf diablo. Lalu takuma menyaksikan untuk pertama kalinya wajah diablo didunia ini.

---Uwah, aku adalah seorang pria tampan. Sosok yang memiliki wajah yang sangat berbeda dengan takuma dunia nyata tercermin disana. Kilau matanya tajam, ada tanda lahir yang nampak seperti tatto hitam kebiruan yang berada di dahi sampai ke pipinya. Dan sepertinya ada dua tanduk di kepalanya karena efek <>.

Di mulutnya tampak senyum mengejek melekat. Dengan banyak bentuk indah yang dipenuhi dengan pesona kasar, ketika tubuhnya meregang terlihat kulit coklat dan badannya nampak kekar. Ini sama sekali bukanlah <>. Penampilan luarnya sama seperti dalam game. ---Bagaimana dengan kemampuannya?.

Gaya bertarung yg sesuai dengannya adalah dengan sihir elemental dan bagaimana ia memanfaatkan serangan dalam pertempuran yang dapat memusnahkan banyak lawan sehingga tidak akan menyerang balik. Mungkinkah dia benar-benar melakukan hal yang sama? Rem dan shera saling menoleh dan melakukan diskusi.

[...Bukan makhluk yang dipanggil? Baiklah, aku memang belum pernah mendengar makhluk yang mempunyai dua kemampuan, tapi...]

[Diablo adalah makhluk panggilan kan?]

[Kenapa kamu begitu buruk untuk memahami beberapa hal?]

[Hah? Memahami?]

[Diablo tidak senang diperlakukan sebagai makhluk panggilan, itulah yang dia bicarakan]

[Tapi dia dipanggil dari dunia lain kan? Bukankah itu yang disebut makhluk panggilan?]

[.....Lupakan saja. Yang lebih penting selain <> apa yang dapat dia lakukan?]

Rem memiliki ekresi termenung di wajahnya. Denga *Pon*, shera menyatukan kedua tangannya. Seolah-olah mengatakan bahwa dia memikirkan sebuah ide yang bagus.

[Kita harusnya meminta dia menunjukkannya pada kita kan?]

[...Pastinya sebagai summoning master ada kebutuhan untuk memahami kemampuannya]
Mata rem tampak seperti menusuk dan berlalik ke arahnya. Dia mendekat dengan mata berkilauan.

[Hey diablo! Tunjukkan kemampuan mu pada kami!]

[....Itu benar. Jika kamu memiliki beberapa skill aku ingin kau menunjukkannya pada kami.]

Karena berbagai hal bermunculan, tentu saja ia tidak bermaksud mencobanya. Tentunya dia dapat menggunakan sihir?---Mungkin sebaiknya dia mencobanya--- dia akan bermasalah jika tidak dapat bisa memakainya.

Dia tidak mungkin bisa mengatakan sesuatu seperti Itu mungkin Mustahil sekarang takuma tersenyum dengan *Niyari*

[Ku ku ku... bagus!!! Aku akan menunjukkan pada kalian tentang kekuatan sejati diablo]



No comments:

Post a Comment