Beautiful flowers have thorns, and there’s nothing more expensive than what’s free [A Place To Share My Obsession]

Sunday, October 21, 2018

CHAPTER 0 : A PARTY WHITOUT BREATH




A PARTY WHITOUT BREATH
====================================================


Senin 29 februati 1998,

Republic Innesia
Ratusan orang kehilangan nyawanya. para ibu meratapi kematian anak mereka, anak-anak menjadi yatim piatu, para istri menjadi janda dalam satu hari yang naas itu. Rakyat tengah berbahagia, pasalnya, baru saja perdana menteri yang lama baru saja menyelesikan masa  jabatannya, dan perdana menteri  yang baru telah terpilih untuk menggantikanya. 


                Diadakan pesta besar besaran utuk merayakan terpilihnya mr.jhon shadily, sebagai perdana menteri yang baru. Pria itu sangat di cintai oleh rakyat negeri ini. pria dengan wajah tirus dan tubuh berisi itu, dipercaya untuk membuat dan  menjalankan pemerintahan negeri ini hingga masa jabatanya berahir.

                    Saat itu tengah di adakan acara pelantikan perdana menteri  yang baru, para tamu penting di undang ke acara tersebut mulai dari, penjabat Negara, publick figure, pemuka masyarakat, hingga perwakilan Negara sahabat. Sesaat setelah acara di mulai sekelompok orang tak di kenal, yang telah menyelinap masuk dan menyebarkan gas beracun di lokasi yang tengah ramai. Saat para tamu mulai tercekik karna menhirup racun dan orang orang  menyelamatkan diri, para pelaku menegak anti racun dan berhasil  melarikan diri. kebanyakan korban yang menghirup racun tak dikenal itu  menderita sesak nafas dan sulit melihat. 1200 Orang dilaporkan tewas dan lebih dari 5.000 lainnya dirawat di rumah sakit. Tak sedikit yang mengalami koma. Untungnya perdana menteri yang belum sempat dilantik itu berhasil selamat.

                      Setelah kejadian tersebut, pihak keamanan di bantu polisi dan tentara langsung datang untuk menyelidiki dan mengamakan TKP. Mereka juga bergerak cepat melacak teroris pembuat senjata kimia tersebut. innesia geger. Tindakan kejam itu juga jadi sorotan dunia. Ribuan pos pemeriksaan di dirikan di seluruh negeri. Tapi penyelidikan tidak mengalami kemajuan yang berarti.

                  Beberapa orang yang di duga dalang dari kejadian tersebut di tangkap, namun, bukti pasti  tidak berhasil di dapatkan dan orang orang tersebut di bebaskan beberapa hari kemudian. Peristiwa ini kemudian di kenal sebagai, ”pesta tampa udara”.




 [ TOC ] [ NEXT CHAPTER ]

No comments:

Post a Comment